Isikan Kata Kunci Untuk Memudahkan Pencarian

860. Upaya Buruh Tani Dalam Memotivasi Peningkatan Prestasi Belajar Siswa

BAB I PENDAHULUAN 1st. Konteks Penelitian Pendidikan selalu diarahkan untuk pengembagan nilai-nilai kehidupan manusia. Di dalam pengembangan kehidupan ini, tersirat pengertian manfaat yang ingin dicapai oleh manusia di dalam kehidupannya. Sehingga apa yang ingin dikembangkan merupakan apa yang dapat dimanfaatkan dari arah pengembangan itu sendiri. Pendidikan tidak bisa lepas dari efek-efek luar yang saling mempengaruhi keberadaannya, terutama bagi masyarakat sekitarnya, yang mempunyai hubungan saling ketergantungan. Dalam hal pengaruh sekolah terhadap masyarakat pada dasarnya tergantung kepada bagus tidaknya produk serta kualitas uot-put pendidikan (sekolah) itu sendiri. Semakin besar uot-put sekolah tersebut dengan disertai kualitas yang mantap, dalam artian mampu mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, maka tentu saja pengeruhnya sangat positif bagi masyarakat. Sebaliknya meskipun lembaga pendidikan mampu mengeluarkan out-putnya tapi dengan SDM yang rendah secara kualitas, itu juga jadi masalah, tidak saja bagi out-put yang bersangkutan tapi berpengaruh juga bagi masyarakat. Dengan demikian, apabila lembaga pendidikan mampu melahirkan produk-produknya yang berkualitas, tentu saja hasil ini merupakan investasi bagi penyediaan SDM. Investasi ini sangat penting untuk pengembangan dan kemajuan masyarakat. Sebab manusia itu sendiri adalah subyek setiap perkembangan, perubahan dan kemajuan di masyarakat. Sebagaimana dikemukakan terdahulu bahwa diantara sekolah dan masyarakat punya hubungan yang erat dan saling mempengaruhi satu sama lainnya. Tidak terlepas dari semua itu lingkungan keluarga merupakan komunitas terkecil atau sebagai lingkungan masyarakat terkecil yang memiliki peranan sangat penting di dalam menciptakan sesuatu tatanan kehidupan yang baik yaitu tatanan kehidupan yang dicita-citakan oleh setiap manusia, tata kehidupan yang aman, tenteram, bahagia dan sejahtera. Kehidupan masyarakat, bangsa dan negara ditentukan oleh kondisi kehidupan keluarga yang baik, maka kehidupan bangsa dan negara baik pula. Akan tetapi, jika kehidupan dalam keluarga kurang baik berakibat negatif bagi kehidupan masyarakat, bangsa dan negara. Oleh karena itu, untuk menciptakan kehidupan yang baik dalam masyarakat bangsa dan negara harus dimulai di dalam keluarga. Lingkungan keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam proses pendidikan anak, anak dibesarkan dan didik pertama kali oleh keluarga yaitu oleh orang tua. Hal ini, pada dasarnya sebagai akibat logis kedua orang tua yang telah mempunyai rasa keibuan dan rasa kebapakan. Tanggung jawab orang tua untuk mendidik anak-anaknya, timbul dengan sendirinya atau secara alami. Bukan karena dipaksa atau disuruh orang lain. Proses pendidikan yang diberikan di dalam lingkungan keluarga akan berpengaruh terhadap perkembangan kehidupan anak didik terutama dalam pengembangan pendidikannya. File Selengkapnya.....