Isikan Kata Kunci Untuk Memudahkan Pencarian
870. Penerapan Model Pembelajaran Tadabbur Alam Dalam Meningkatkan Kemandirian Anak
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Kontek Penelitian
Pembelajaran merupakan bentuk penyelenggarakan pendidikan yang memadukan teori praktek secar sistimatis yang berkesinambungan dalam suatu kegiatan pembelajaran di pendidikan anak usia dini yang bersifat spesifik di dasarkan pada tugas-tugas pertumbuhan dan perkembangan anak dengan mengembangkan aspek-aspek perkembangan yang meliputi moral dan nilai-nilai Agama, Sosial, Emosional, Kemendirian, Berbahasa, Kognitif, Fisikomotorik dan Seni.
Kegiatan pembelajaran di lembaga pendidikan Anak Usia Dini di arahkan untuk memberdayakan semua potensi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang di harapkan. Kegiatan pembelajaran mengembangkan kemampuan untuk mengetahui, memahami, melakukan sesuatu, hidup dalam kebersamaan, dan mengaktualisasikan diri. Dengan demikian, kegiatan pembelajran perlu:
1. Berpusat pada peserta didik
2. Mengembangkan kreatifitas peserta didik
3. Menciptakan kondisi yang menyenangkan dan menantang
4. Bermuatan nilai, etika, estetika, logika dan kinestetika
5. Menyediakan pengalaman belajar.1
Kemandirian sebagai salah satu aspek perkembangan bidang pengembangan pembiasaan program pendidikan anak usi dini, mempunyai peran penting karena aspek pengandirian sebagai mana dimaksud adlah untuk membina anak agar dapat menolong dirinya sendiri dalam rangka kecakapan hidup (Life Skill) serta untuk memperoleh keterampilan dasar yang berguna untuk kelangsungan hidup anak melalui pemberian rangsangan stimulasi, dan bimbingan, diharpkan agar meningkatkan perkembangan prilaku dan sikap melalui pembiasaan yang baik, shingga akan menjadi dasar utama dalam pembentukan pribadi anak sesuai dengan nilai-nilai yang ada di masyarakat.2
Pembelajaran kemandirian anak yang diarahkan untuk mengembangkan kecakapan hidup melalui kegiatan-kegiatan kongkrit yang lebih dekat dengan kehidupan anak sehari-hari mempunyai peranan penting namun keberhasilan kegiatan belajar mengajar yang mengembangkan aspek kemandirian anak sering menjadi ganjalan dan hambatan bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini Ro’yul-Amein Desa Lenteng Barat Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Berdasarkan pengamatan penulis mulai sejak awal masuk sekolah sampai pertengahan satu semester di pendidikan anak usia dini Ro’yul - Amein ternyata kemandirian anak sebagai salah satu tujuan pendidikan anak yang akan dicapai masih menunjukkan hasil yang kurang memuaskan, kondisi ini di indikasikan dengan anak yang tidak mau menerima tugas dari guru, dalam mengerjakan

